UEA Dubai, The Most Creative and Innovative Country (based on my opinion)

Saat dikasih tugas kedua ini, yakni menentukan negara mana yang paling kreatif dan inovatif menurut kita, tadinya gw sempet agak bingung. Sempet kepikiran untuk nulis negara sendiri, Indonesia, tapi, setelah beberapa saat, gw memeutuskan untuk menggantinya, bukan karena gw gak nasionalis dan gak cinta sama negara sendiri, tapi karena gw berharap dengan membahas negara yang gw pilih ini, kita bisa mendapatkan banyak masukan dan ide-ide baru untuk membangun Indonesia.

DUBAI…….

Kenapa gw milih negara ini? Alasannya udah pastilah, negara yang terletak di padang gurun dan hanya memiliki sumber daya alam yang sangat sedikit bila dibandingakan dengan Indonesia ini, bisa membangun negaranya menjadi sebuah negara yang seperti datang dari masa depan seperti, membuat sebuah pulau baru yang sangat artistik nan megah yakni ‘The Palm’ dan ‘The World’ dan juga sebuah menara luar biasa tinggi yakni ‘The Burj Khalifa’.

Tentang Dubai

Dubai adalah satu dari tujuh emirat dan kota terpadat di Uni Emirat Arab (UEA). Terletak di sepanjang pantai selatan Teluk Persia di Jazirah Arab. Kotamadya Dubai kadang-kadang disebut Kota Dubai untuk membedakannya dari emirat.

Dokumen tertulis menyatakan keberadaan kota ini selama 150 tahun sebelum pembentukan UEA. Dubai berbagi kekuasaan hukum, politik, militer dan ekonomi dengan emirat lain dalam lingkaran federal, meskipun setiap emirat memiliki yurisdiksi terhadap beberapa kekuasaan seperti penegakan hukum sipil dan pemantauan dan pembaharuan fasilitas lokal.

 

Ekonomi

Peoduk Domestik Bruto Dubai pada tahun 2009 mencapai US$ 201 milyar dan PDB perkapita sebesar $42000. Meskipun ekonomi Dubai dibangun dengan latar belakang industri minyak industri minyak, pendapatan dari minyak dan gas alam hanya menyumbang kurang dari 6% pendapatan emirat ini. Diperkirakan bahwa Dubai memproduksi 240.000 barel minyak per hari dan banyak gas dari pengeboran lepas pantai. Pendapatan emirat dalam pendapatan gas UEA hanya menyumbang sekitar 2%.

Real Estat dan Konstruksi (22.6%), Perdagangan (16%), entrepot (15%) dan layanan keuangan (11%) adalah kontributor terbesar kepada ekonomi Dubai.

Bila dibandingkan dengan Indonesia…

PDB Indonesia tahun 2009 Rp.558,84 Trilyun dan PDB perkapita hanya sebesar $2053.

Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentag, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia. Sektor jasa adalah penyumbang terbesar PDB, yang mencapai 45,3% untuk PDB 2005. Sedangkan sektor industri menyumbang 40,7%, dan sektor pertanian menyumbang 14,0%.Meskipun demikian, sektor pertanian mempekerjakan lebih banyak orang daripada sektor-sektor lainnya, yaitu 44,3% dari 95 juta orang tenaga kerja. Sektor jasa mempekerjakan 36,9%, dan sisanya sektor industri sebesar 18,8%.

Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan oleh korupsi yang merajalela dalam pemerintahan. Lembaga Transparency International menempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-143 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi, yang dikeluarkannya pada tahun 2007.

Selain dari sudut pandang ekonomi dan politik ini, mungkin saja yang bikin negara UEA Dubai ini jauh lebih maju adalah udah sudah tidak ada lagi yang namanya perang saudara seperti yang baru saja terjadi di Indonesia yang menelan banyak jiwa.

Perihatin.

Maju Indonesia, we still got a lot to catch up!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: